<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gusdwi dot Info &#187; Kebudayaan</title>
	<atom:link href="http://gusdwi.info/category/kebudayaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gusdwi.info</link>
	<description>HTML - CSS - WEB DESIGN - SHARING ABOUT LIVES</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 07:36:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Melindungi diri dari kekuatan jahat dengan teknik Yoga Surya</title>
		<link>http://gusdwi.info/melindungi-diri-dari-kekuatan-jahat-dengan-teknik-yoga-surya.html</link>
		<comments>http://gusdwi.info/melindungi-diri-dari-kekuatan-jahat-dengan-teknik-yoga-surya.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 05:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gusdwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gusdwi.info/?p=1364</guid>
		<description><![CDATA[Apa dan Bagaimana Yoga Surya? Yoga Surya merupakan ritual pemujaan kehadapan Hyang Widhi,ekspresi bhakti para yogi jaman dulu yang diwujudkan dalam bentuk rangkaian asanas (yogic postures). Di Bali, ritual pemujaan Surya (Sanghyang Siwa Raditya) telah dikenal dalam lingkungan sulinggih sebagai praktek sadhana harian disebut Nyurya Sewana. Melalui Yoga Surya, energi vital jagat raya “disadap” masuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Apa dan Bagaimana Yoga Surya?</h2>
<p><img class="alignleft" title="Manfaat Yoga" src="http://workshops.shankari.com/wp-content/uploads/2009/04/pob-logo.jpg" alt="Manfaat Yoga" width="150" height="150" /></p>
<p>Yoga Surya merupakan ritual pemujaan kehadapan Hyang Widhi,ekspresi bhakti para <strong>yogi</strong> jaman dulu yang diwujudkan dalam bentuk rangkaian asanas <strong>(yogic postures)</strong>. Di Bali, ritual pemujaan Surya <strong>(Sanghyang Siwa Raditya)</strong> telah dikenal dalam lingkungan sulinggih sebagai praktek sadhana harian disebut <strong>Nyurya Sewana</strong>.<span id="more-1364"></span> Melalui Yoga Surya, energi vital jagat raya “disadap” masuk kedalam tubuh lewat penghayatan gerak <strong>(asanas)</strong>,pernafasan <strong>(pranayama)</strong>,konsentrasi<strong> (dharanam)</strong> dan penguncaran mantra. Masuknya energi vital Surya kedalam tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menstimulir bangkitnya kekuatan tenaga dalam<strong> (bio energy power)</strong>. Pada saat yang sama 3 jalur utama prana <strong>(trinadhi)</strong> dibersihkan dari berbagai sumbatan <strong>(kotoran eterik)</strong> sehingga pergerakan daya hidup yang menghubungkan tubuh fisik dan tubuh halus menjadi lancar. Ketujuh pusat energi psikis<strong> (sapta cakra)</strong> dalam subtle body secara bertahap diaktifkan sehingga pusat pusat kesadaran halus ini memberi kontribusi optimal bagi system kerja organ tubuh secara menyeluruh.</p>
<p>Perasaan ringan dan nyaman, tubuh yang kuat dan pikiran segar adalah sebagian dari efek positip berlatih Yoga Surya.<br />
Disamping itu, berkembangnya 7 pusat kesadaran <strong>(sapta cakra)</strong> pada lapisan halus tubuh berhubungan dengan perluasan emosi positip seperti berkembangnya potensi kebajikan, daya kecerdasan dan intuisi <strong>(intelegensia)</strong> serta mempersiapkan pertumbuhan rohani.  Singkatnya, latihan Yoga Surya disamping mendatangkan kekuatan fisik dan ketahanan bathin, juga sangat kondusif bagi usaha peningkatan kesadaran Ketuhanan <strong>(spiritualitas)</strong>.<br />
<br/></p>
<h2>Yoga Surya dan Manfaatnya</h2>
<p>Meditasi di Hrskesh, Himalaya  Dengan melatih Yoga Surya berarti melakukan pemujaan atau mengembangkan bhakti kehadapan Hyang Widhi <strong>(Sanghyang Siwa Raditya)</strong> melalui praktek <strong>Asana Yoga</strong>. Gerakan Yoga Surya sangat praktis dan mudah dipelajari. Rangkaian 12 yogic postures ini dilakukan secara selaras dengan pengaturan nafas, daya cipta, mantra suci dan bhawa yang benar sehingga membentuk sebuah tarian bhakti, yang mana sang pemuja memperoleh kekuatan besar yang bersumber dari spirit dibalik matahari<strong> (Surya)</strong>. Gerak keramat hasil intuisi suci para <strong>yogi</strong> ini dapat memancarkan medan energi, vibrasi spiritual untuk perlindungan hidup anda. Karena itu,tidak perlu ada kekawatiran lagi terhadap berbagai gangguan kejahatan seperti <strong>black magic</strong> atau kekuatan jahat  yang lainnya.<br />
Perisai Suci Surya membebaskan Anda dari berbagai bentuk energi negatif eksternal semacam itu, seperti halnya cahaya matahari yang tidak saja mampu menerangi jagat raya melainkan juga sangat berkuasa mengusir segala kegelapan.</p>
<p>Disamping itu,<strong> Yoga Surya</strong> sangat bermanfaat sebagai alternatif pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit seperti lever, maag, gangguan pencernaan, kurang darah, sering pusing, keluhan pada jantung, sakit pinggang, kelemahan seksual, mencegah pengerasan otot dan tulang, menguatkan saraf dan sebagainya.<br />
Ritual pemujaan Surya dengan Yoga Asanas ini sangat dianjurkan sebagai terapi kesehatan menurut Kitab Kedokteran Hindu <strong>Ayur Veda</strong>.</p>
<p><a title="Yoga Surya" href="http://yudhiantara.wordpress.com/premadevi-yoga/" target="_blank">Baca info lebih lengkap disini&#8230;!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusdwi.info/melindungi-diri-dari-kekuatan-jahat-dengan-teknik-yoga-surya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Para tokoh Yoga Dunia peragakan teknik meditasi di Ubud</title>
		<link>http://gusdwi.info/para-tokoh-yoga-dunia-peragakan-teknik-meditasi-di-ubud.html</link>
		<comments>http://gusdwi.info/para-tokoh-yoga-dunia-peragakan-teknik-meditasi-di-ubud.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 08:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gusdwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gusdwi.info/?p=1280</guid>
		<description><![CDATA[Tokoh-tokoh Yoga Dunia sedang memperagakan teknik-teknik meditasi dalam sebuah acara International Bali Meditasi Festival (IBMF) di lapangan Astina, Ubud pada hari Minggu (15/11) kemarin. Tokoh-tokoh tersebut adalah penuntun teknik meditasi yang sudah terkenal di Dunia seperti Ratu Bagus, Anand Krishna, Amina Wadud, Prabu Dharmayasa dan puluhan tokoh meditasi lainnya. Puluhan penekun Meditasi dari berbagai negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Sikap Yoga dan Meditasi" src="http://us.123rf.com/400wm/400/400/Tawng/Tawng0706/Tawng070600021/1103588.jpg" alt="" width="150" height="150" /></p>
<p>Tokoh-tokoh Yoga Dunia sedang memperagakan teknik-teknik meditasi dalam sebuah acara <strong>International Bali Meditasi Festival (IBMF)</strong> di lapangan Astina, Ubud pada hari Minggu (15/11) kemarin. Tokoh-tokoh tersebut adalah penuntun teknik meditasi yang sudah terkenal di Dunia seperti <strong>Ratu Bagus, Anand Krishna, Amina Wadud, Prabu Dharmayasa</strong> dan puluhan tokoh meditasi lainnya.<span id="more-1280"></span></p>
<p>Puluhan penekun Meditasi dari berbagai negara seperti dari <strong>Jepang, Amerika Serikat, Brazil, Prancis</strong> dan <strong>kanada</strong> ikut ambil bagian untuk mendapat pengetahuan  mengenai beragam <strong>teknik meditasi</strong>.</p>
<p>Teknik Meditasi yang menarik perhatian para peserta diantaranya adalah <strong>teknik meditasi angka</strong> yang dituntun oleh Prabu Dharmayasa . Dalam teknik ini, tokoh meditasi asal Ubud yang menetap di India ini menggunakan cara sederhana yaitu pemilihan angka sebagai fokus kosentrasi.  Selain itu diperagakan juga <strong>teknik meditasi tertawa</strong> yang dituntun oleh Ratu Bagus. Teknik meditasi ini merupakan meditasi untuk menggetarkan jiwa dan badan sehingga mampu membangun kesadaran kebersamaan. Demonstrasi singkat meditasi tertawa mengundang aplaus  para peserta.</p>
<p>Anand Krishna, Sebagai penggagas festival meditasi mengungkapkan teknik meditasi diperkenalkan dengan harapan para peserta memiliki gambaran umum mengenai teknik meditasi. Tujuannya agar meditasi di budayakan menjadi Gaya Hidup.</p>
<p>Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, Jero wacik yang juga sempat hadir di Ubud memberi sambutan positif atas terselenggaranya Festival tersebut. Terpilihnya Ubud sebagai pusat kegiatannya juga dinilai sangat tepat, karena secara historis Ubud merupakan tempat penyegaran diri dengan vibrasi spiritualnya. &#8220;menurut literatur <strong>Lontar</strong>, Ubud berasal dari kata <strong>Ubad (Obat)</strong>, jadi disinilah tempat yang cocok untuk menyegarkan diri.&#8221; ujarnya.</p>
<p>Festival meditasi ini direncanakan akan menjadi agenda tahunan dengan misi mewujudkan pertukaran informasi, pengalaman, pertukaran dan pemahaman silang budaya tentang <strong>Meditasi</strong>.</p>
<p>Memang di jaman sekarang ini banyak orang yang mulai sadar akan pentingnya kesehatan jiwa dan jasmani, sebetulnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat kita jadi sehat, salah satunya adalah dengan melakukan Meditasi dan <a title="Manfaat yoga" href="http://www.gusdwi.info/manfaat-yoga-bagi-hidup-kita.html">Yoga</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusdwi.info/para-tokoh-yoga-dunia-peragakan-teknik-meditasi-di-ubud.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tari Pendet Bali diklaim (Malaysia bangsa pencuri)</title>
		<link>http://gusdwi.info/tari-pendet-bali-di-klaim-malaysia-bangsa-pencuri.html</link>
		<comments>http://gusdwi.info/tari-pendet-bali-di-klaim-malaysia-bangsa-pencuri.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 04:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gusdwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya bali]]></category>
		<category><![CDATA[tari bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gusdwi.info/?p=785</guid>
		<description><![CDATA[Klaim Malaysia terhadap Tari Pendet membuat bangsa Indonesia Marah. Dasar Malingsia]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-792 alignleft" title="tari-pendet-bali" src="http://www.gusdwi.info/wp-content/uploads/2009/08/tari-pendet-150x150.jpg" alt="Tari Pendet dari Bali" width="150" height="150" />Lagi lagi saya mendengar berita pelecehan terhadap bangsa indonesia oleh Malaysia.<br />
<strong>Tari pendet</strong>, yang merupakan warisan budaya Indonesia asli dari <strong>Pulau Bali</strong>, muncul pada salah satu iklan Visit Malaysia Year.<br />
Dengan kemunculan Tari Pendet pada iklan tersebut, membuat para pejabat dan rakyat Indonesia semakin marah terhadap kelakuan Malaysia.<span id="more-785"></span> Seperti yang dikatakan oleh I Wyn Sudirta (DPD RI)  dari Bali pada wawancaranya di TV,</p>
<p>mengatakan bahwa Malaysia itu adalah <strong>Bangsa Pencuri</strong>, bukan sekali ini saja Malaysia mengklaim kebudayaan dari bali, pada tahun 2007 Malaysia pernah mengklaim <strong>Tari Ratnayu</strong> sebagai tarian Malaysia dengan sedikit perubahan koreografinya.<br />
Beliau juga mengatakan bahwa pemerintah yang akan datang harus mampu memilih pejabat pejabat yang berani dan tegas, sehingga tidak ada lagi yang berani mengganggu  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Betul, Saya setuju dengan perkataan beliau, saya sendiri sebagai orang Bali merasa kesal dan marah, karena Malaysia sudah sering kali membuat Indonesia di lecehkan. Kasus Ambalat, penyiksaan terhadap TKW, sampai gembong teroris ternama (Nurdin M Top) adalah sebagian kasus yang pernah saya dengar beritanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusdwi.info/tari-pendet-bali-di-klaim-malaysia-bangsa-pencuri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ogoh ogoh ROBOT ???</title>
		<link>http://gusdwi.info/ogoh-ogoh-robot.html</link>
		<comments>http://gusdwi.info/ogoh-ogoh-robot.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 01:38:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gusdwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[pengrupukan]]></category>
		<category><![CDATA[tahun caka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gusdwi.info/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Sebulan sebelum hari raya NYEPI, biasanya anak muda di Bali mulai sibuk untuk membuat Ogoh ogoh dalam rangka menyambut tahun baru Caka. Seingat saya, sekitar tahun 1996 saya sudah mulai mengenal cara pembuatan ogoh ogoh, saat itu bahan yang digunakan adalah Bambu sebagai kerangka utama dan kertas pembungkus semen sebagai penutup kerangka, sedangkan kepala dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_915" class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><img class="size-full wp-image-915" title="ogoh-ogoh-masa-depan" src="http://gusdwi.info/wp-content/uploads/2009/09/ogoh-ogoh-masa-depan1.jpg" alt="Ogoh-ogoh Masa depan" width="460" height="202" /><p class="wp-caption-text">Ogoh-ogoh Masa depan</p></div>
<p>Sebulan sebelum hari raya NYEPI, biasanya anak muda di Bali mulai sibuk untuk membuat Ogoh ogoh dalam rangka menyambut tahun baru Caka.<br />
Seingat saya, sekitar tahun 1996 saya sudah mulai mengenal cara pembuatan ogoh ogoh, saat itu bahan yang digunakan adalah Bambu sebagai kerangka utama dan kertas pembungkus semen sebagai penutup kerangka, sedangkan kepala dari ogoh ogoh terbuat dari spon atau stereo foam.</p>
<p><span id="more-308"></span></p>
<p>Kalau dilihat dari bentuk ogoh ogoh saat itu, kebanyakan berbentuk raksasa dan binatang dan thema nya kurang bervariasi.<br />
Seiring dengan perkembangan jaman, Ogoh ogoh telah ber-Evolusi, baik dari segi material, bentuk dan tema yang dibuat telah mengalami perubahan.<br />
Kalau dulu Bambu sebagai kerangka utama, sekarang berubah menjadi Besi yang di las agar lebih kokoh dan dapat membuat bentuk yang lebih dinamis. Pada saat ogoh ogoh diarak pun sudah mengalami perubahan, sekarang banyak yang memanfaatkan teknologi electronik untuk menciptakan suatu efek yang berkesan lebih hidup, seperti penataan cahaya dan sound.</p>
<p>Nah, dari apa yang saya paparkan tidak bisa dipungkiri lagi bahwa perkembangan jaman telah memberikan inspirasi bagi kita dalam berkreasi, dan jika ini terus berlanjut dari tahun ke tahun akan selalu ada perubahan sesuai jamannya.</p>
<p>Bila saya bayangkan kedepannya nanti, ketika sesuatu bisa didapat dengan mudah, dan melihat kreativitas anak muda di Bali yang tiada henti&#8230;</p>
<p><strong>mungkinkah Ogoh ogoh akan seperti robot?</strong></p>
<p><strong>Jika mungkin&#8230;, adakah perdebatan publik pro dan kontra ?</strong></p>
<p><strong>Bila ada&#8230;, siapakah yang harus disalahkan ?</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusdwi.info/ogoh-ogoh-robot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tari Barong (Barong Dance)</title>
		<link>http://gusdwi.info/tari-barong-barong-dance.html</link>
		<comments>http://gusdwi.info/tari-barong-barong-dance.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 04:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya bali]]></category>
		<category><![CDATA[tari bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gusdwi.info/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Tari Barong adalah Tari Bali yang muncul sekitar tahun 1930 an dan sangat di sakralkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_106" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-full wp-image-106" title="barongdance" src="http://gusdwi.info/wp-content/uploads/2009/04/barongdance1.jpg" alt="barongdance" width="150" height="112" /><p class="wp-caption-text">Barong dance from Bali</p></div>
<p>Pernahkah anda nonton tari barong?<br />
Bagi anda yang sudah pernah nonton ataupun belum, mungkin ada keinginan untuk mengetahui kembali jalan cerita dari tarian tersebut.</p>
<p>Tari Barong adalah Tari Bali yang muncul sekitar tahun 1930 an dan sangat di sakralkan. Namun seiring dengan perkembangan pariwisata, akhirnya tarian ini sering dipentaskan demi kepentingan pariwisata.</p>
<p><span id="more-104"></span></p>
<p>Tari Barong menggambarkan pertarungan antara Kebajikan melawan Kebatilan. Barong adalah binatang purbakala yang melukiskan kebajikan dan Rangda adalah binatang purbakala mahasakti yang melambangkan kebatilan.</p>
<p><strong>Pembukaan</strong><br />
Barong dan  Kera sedang berada didalam hutan yang lagi asyik  bercanda, tiba tiba datang tiga orang bertopeng  yang sedang  mencari harimau pemakan salah satu anak mereka. orang-orang itu sangat marah ketika melihat Barong (harimau) itu, dan terjadilah perkelahian antara orang itu dengan Barong, akhirnya orang orang itu pergi ketika melihat salah satu temannya digigit hidungnya oleh Kera.</p>
<p><strong>Bagian 1</strong><br />
Dua orang penari muncul, mereka adalah pengikut dari Rangda yang sedang mencari pengikut Dewi Kunti yang sedang dalam perjalanan untuk menemui Patihnya.</p>
<p><strong>Bagian 2</strong><br />
Para pengikut Dewi Kunti datang, dan tanpa diketahui salah seorang dari pengikut rangda berubah wujud  lalu merasuki roh dari salah satu pengikut Dewi Kunti sehingga menyebabkan mereka menjadi marah, keduanya menemui patih dan bersama sama menemui dewi Kunti.</p>
<p><strong>Bagian 3</strong><br />
Munculah Dewi Kunti bersama anaknya bernama Sahadewa, Dewi Kunti berjanji kepada Rangda untuk menyerahkan Sahadewa sebagai tumbal, sebetulnya Dewi Kunti tidak tega mengorbankan anaknya tetapi Rangda telah memasukan roh jahat kepadanya dan menyebabkan Dewi Kunti menjadi marah kepada anaknya. lalu menyuruh Patihnya untuk membuang Sahadewa ketengah hutan, Patihnya pun merasa iba kepada Sahadewa tetapi tiba-tiba saja patih tersebut juga kemasukan roh jahat dan secara beringas menyeret Sahadewa kedalam Hutan lalu mengikatnya didepan istana Sang Rangda.</p>
<p><strong>Bagian 4</strong><br />
Turunlah Dewi Sita dan memberikan anugrah kepada Sahadewa berupa keabadian dan kejadian ini tanpa diketahui oleh Sang Rangda, kemudian datanglah Rangda untuk memakan Sahadewa, tetapi Sahadewa  tidak dapat dibunuhnya berkat kesaktian yang dimilikinya, akhirnya Rangda menyerah kepada Sahadewa dan memohon keselamatan agar bisa masuk sorga.</p>
<p><strong>Bagian 5</strong><br />
Kalika salah seorang pengikut  Rangda  menghadap Sahadewa untuk mohon keselamatan juga tetapi Sahadewa menolaknya, penolakan ini menimbulkan perkelahian diantara mereka, Kalika berubah wujud menjadi Babi Hutan namun Sahadewa mampu mengalahkan Babi Hutan tersebut, kemudian  Kalika berubah wujud menjadi Burung raksasa namun lagi lagi Sahadewa mampu menandinginya, dan akhirnya Kalika berubah wujud menjadi Rangda yang sangat Sakti sehingga Sahadewa tidak mampu untuk mengalahkannya. Akhirnya Sahadewa  berubah wujud menjadi Barong yang  juga sangat sakti, terjadilah pertempuran hebat diantara mereka, karena sama sama sakti maka pertempuran antara Barong dan Rangda menjadi pertempuran yang abadi, pertempuran ini dijadikan simbol pertempuran antara Dharma melawan Adharma atau Kebenaran melawan Kejahatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusdwi.info/tari-barong-barong-dance.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
