
Kalau kita perhatikan source Code sebuah website saat ini, Tag HTML yang paling banyak ditemukan adalah tag div. Masih Banyak orang yang belum mengetahui secara jelas tentang fungsi tag div, Saya sendiri sulit mengartikan secara jelas dalam bahasa indonesia tentang div walaupun saya paham cara membuat dan meletakan tag div tersebut. Mungkin saja setiap orang akan mempunyai pengertian yang berbeda tentang div namun saya yakin maksudnya sama.
Setelah saya Browsing di beberapa website yang berhubungan dengan div, saya dapat menyimpulkan bahwa tag div yang dimaksud adalah singkatan dari Division yang berarti sebuah Tag HTML untuk membuat suatu seksi atau kelompok tertentu dengan tujuan mengelompokan sebuah file HTML menjadi beberapa bagian sesuai dengan tempatnya agar mempermudah para web developer memberi style pada setiap bagiannya. Misalnya, sebuah halaman Web yang terdiri dari 4 bagian: Header,Side Bar, Content dan Footer. Untuk mengelompokannya kita dapat menggunakan tag div. Contoh:
<div>Header</div> <div>Side Bar</div> <div>Content</div> <div>Footer</div>
Kalau kita lihat pada Browser kode HTML diatas akan menjadi seperti ini:
HeaderSide BarContentFooter
<html>
<head>
<title>pengertian div tag</title>
<style type=”text/css”>
div.header {
border: 1px solid #000000;
margin: 0.03em;
background: #ffffff;
height: 30px;
font-size: 2em; text-align: center;}div.sidebar {
border: 1px solid #330000;
margin: 0.03em;
background: #ffffff;
float: left;
width: 38%;
height: 100px;
font-size: 2em;
text-align: center;}div.content {
border: 1px solid #330000;
margin: 0.03em;
background: #ffffff;
float: right;
width: 60%; height:
100px; font-size: 2em;
text-align: center;}div.footer {
border: 1px solid #000000;
margin: 0.03em;
background: #ffffff;
clear: both;
height: 30px;
font-size: 2em;
text-align: center;}
</style>
</head>
<body>
<div class=”header”>Header</div>
<div class=”sidebar”>Side Bar</div>
<div class=”content”>Content</div>
<div class=”footer”>Footer</div>
</body>
</html>
Hasil yang terlihat pada browser akan menjadi seperti ini:
Membuat Layout Web dengan Div.
Tag div juga dapat berfungsi untuk menggantikan fungsi Table. Maksudnya, layout halaman web dengan Table adalah cara kuno yang mulai ditinggalkan dan sebagai penggantinya adalah dengan menggunakan tag div. Alasannya adalah:
- Kode HTML menjadi lebih pendek daripada menggunakan Table.
- Ukuran File menjadi lebih kecil.
- Lebih Fleksibel karena tidak dibatasi oleh baris dan Kolom.
- Lebih competible pada semua browser saat ini.
Jadi, jika anda ingin membuat layout halaman web tanpa Table gunakanlah cara yang seperti saya contohkan diatas.





Nice Knowladge bro,, thank’s banget . . . .
mantap gan…terima kasih, salam D3pd
sip sip sip
owhh begitu toh mas..kebetulan saya mau membuat web dengan basis table sebagai layout nya…tp setelah ada penjelasannya saya jadi mengerti…kalo ada,tolong dimuat juga mas,tutorial mengenai fungsi tag div secara lengkap..trimakasih..
Muantap. ini yang saya perlukan. dengan belajar bahasa HTML berarti kita memulai dari menyemai benih. Terimakasih buanget…. Jujur saya baru kenal bahasa HTML semenjak pertengahan bulan ini.
Selain kuno, penggunaan table untuk layout memang kurang relevan. Di samping itu, situs web yang menggunakan table sebagai basis layoutnya akan membutuhkan waktu loading yang relatif lebih lama dibanding situs web berbasis CSS.