Firefox 4 beta(2) hadir dengan CSS 3 Transition-nya

Mozilla mengumumkan kedatangan Firefox 4 Beta 2 akhir pekan lalu, hanya tiga minggu setelah merilis Beta 1. Rilis ini diperbarui mencakup dua peningkatan besar atas rilis beta pertama, terutama peningkatan kinerja dan peningkatan dukungan untuk CSS3 Transition.
Anda dapat men-download rilis terbaru di sini.

Peningkatan Kinerja

Firefox 4 Beta 2 memperkenalkan mekanisme membangun Halaman Baru: Retained Layers.
Menurut Mozilla Hacks Blog:

Mekanisme ini memberikan kecepatan lebih cepat terlihat untuk halaman web dengan konten dinamis, dan bergulir lebih halus. Juga, kami masih bereksperimen dengan akselerasi hardware: menggunakan GPU untuk membuat dan membangun beberapa bagian dari halaman web.

Peningkatan Dukungan untuk CSS 3 Transition

CSS3 Transition, memungkinkan Web Developer untuk menghidupkan perubahan ke properti CSS, ini telah diperkenalkan untuk Firefox 4 di rilis beta sebelumnya, namun sekarang versi beta kedua memungkinkan untuk penggunaan CSS3 Transition dalam Mentransformasi CSS3 (eg. scale, translate, skew)
Berikut adalah contoh dasar CSS 3 Transition yang diambil dari Mozilla Hacks Blog:

See this box? Move your mouse over it, and its position transform: rotate(5deg); will transform transform: rotate(350deg) scale(1.4) rotate(-30deg); through a smooth animation.

Mengatur Display dengan CSS

Properti Display, befungsi untuk mengatur tampilan suatu elemen pada browser. Nilai nilai yang dapat ditulis pada properti display adalah: inline, block, list-item, run-in, inline-block, compact, inline-table, marker, table, table-caption, table-cell, table-column, table-row, table-footer-group, table-header-group, table-column-group, table-row-group, inherit dan none.

Lanjutkan membaca “Mengatur Display dengan CSS”

ID Selector dan Class

Selain dengan cara standar dalam penulisan CSS yaitu memberi style atau properti pada selector bawaan HTML, kita juga dapat memberikan nama sendiri pada suatu elemen tertentu dengan cara membuat ID Selector dan Class Selector.

ID Selector adalah selector yang dapat digunakan hanya satu kali pada suatu elemen, sedangkan Class Selector dapat digunakan beberapa kali pada suatu elemen.

Penulisan ID Selector pada CSS diawali dengan simbol # (octothorpe) sedangkan penulisan Class Selector pada CSS diawali dengan tanda titik (.)

Lanjutkan membaca “ID Selector dan Class”